Dari Negosiasi ke Aksi Nyata, Lurah Topo Berhasil Hadirkan Bantuan Air Bersih untuk Warga

POSTTIMUR.COM, TIDORE – Menghadapi krisis air bersih yang melanda wilayah pegunungan akibat musim kemarau, Pemerintah Kelurahan Topo, Kecamatan Tidore, mengambil langkah cepat dengan menggandeng pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan air bersih secara gratis kepada warga Kelurahan Topo. Bantuan ini merupakan tahap kedua hasil kerja sama Pemerintah Kelurahan Topo dengan PT BPR Bobato Lestari, di bawah kepemimpinan Direktur Utama Ade Man Umar.

Sebelumnya, bantuan air bersih tahap pertama telah menyasar 65 rumah warga. Pada tahap kedua ini, sebanyak 84 rumah kembali mendapatkan bantuan air bersih.

Kepala Kelurahan Topo, M. Ade Bahtiar.

Kepala Kelurahan Topo, M. Ade Bahtiar, mengatakan setiap rumah penerima mendapatkan satu tangki air bersih berkapasitas 3.200 liter yang disalurkan secara gratis.

“Alhamdulillah, dari kerja sama ini, kami sudah mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga. Kami berharap semua rumah di Kelurahan Topo bisa terdistribusi,” ungkap M. Ade Bahtiar.

Menurutnya, penyaluran bantuan diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama warga kurang mampu, janda, lanjut usia (jompo), serta keluarga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Bagi Pemerintah Kelurahan Topo, persoalan air bersih bukan sekadar masalah distribusi, tetapi menyangkut kebutuhan dasar dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah kelurahan berupaya tidak hanya menunggu, tetapi aktif mencari solusi melalui komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

M. Ade Bahtiar menegaskan, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, pemerintah kelurahan memiliki tanggung jawab untuk bergerak cepat ketika masyarakat menghadapi persoalan mendesak.

“Sebagai perpanjangan tangan dari Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Pemerintah Kelurahan wajib bertindak cepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat agar mereka merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan visi besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan untuk mewujudkan Tidore sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah selama lima tahun ke depan.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan dunia usaha dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi darurat akibat kemarau.

Dari negosiasi hingga aksi nyata, Pemerintah Kelurahan Topo menunjukkan bahwa keberpihakan kepada kebutuhan warga tidak cukup hanya dengan wacana. Ketika masyarakat membutuhkan air, pemerintah harus hadir membawa solusi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed