Pantai Tuguiha: Potensi Alam yang Terabaikan

Oleh: Amang Rani

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun

Kelurahan Tuguiha merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, yang memiliki karakteristik sebagai kawasan pesisir. Letaknya yang berada di sepanjang garis pantai Pulau Tidore menjadikan wilayah ini memiliki keterkaitan erat dengan sumber daya laut dan pesisir sebagai penopang kehidupan masyarakat. Kondisi geografis tersebut menghadirkan berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Potensi yang dimiliki Kelurahan Tuguiha tidak hanya terbatas pada sektor perikanan tangkap skala kecil, tetapi juga mencakup kawasan pantai yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Selain itu, ruang pesisirnya juga memiliki fungsi strategis dalam mendukung aktivitas perdagangan dan transportasi antarpulau. Seluruh potensi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui kebijakan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

Namun, hingga kini berbagai keunggulan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Pantai Tuguiha seolah hanya menjadi ruang terbuka tanpa nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Padahal, apabila dikelola dengan baik sebagai kawasan wisata, pantai ini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.

Pantai Tuguiha memiliki panorama yang memikat. Hamparan pasir putih, susunan bebatuan alami yang artistik, serta pemandangan matahari terbenam yang indah menjadikan kawasan yang berada di RT 02 RW 001 ini memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Keindahan tersebut menunjukkan bahwa pantai ini layak untuk ditata, dirawat, dan dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi tempat bermain, lokasi parkir perahu, atau bahkan tempat pembuangan sampah, tetapi juga menjadi aset ekonomi dan kebanggaan bagi Kelurahan Tuguiha maupun Kota Tidore Kepulauan.

Dalam perspektif perencanaan pembangunan wilayah pesisir, pemerintah semestinya mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi-potensi lokal yang dimiliki setiap desa atau kelurahan. Keterbatasan anggaran seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengabaikan peluang pembangunan yang memiliki prospek ekonomi jangka panjang. Berbagai daerah di Indonesia telah membuktikan bahwa pengelolaan destinasi wisata berbasis potensi lokal mampu meningkatkan kemandirian ekonomi daerah, sebagaimana yang terlihat di sejumlah kawasan wisata nasional, termasuk Bali.

Berdasarkan hasil wawancara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun dengan masyarakat setempat, diketahui bahwa Pantai Tuguiha cukup sering dikunjungi wisatawan, baik dari Kota Tidore maupun dari luar daerah. Bahkan, beberapa tahun lalu kawasan ini pernah dikunjungi wisatawan mancanegara. Fakta tersebut semakin memperkuat bahwa Pantai Tuguiha memiliki daya tarik yang nyata dan layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN Universitas Khairun yang ditempatkan di Kelurahan Tuguiha berinisiatif melakukan langkah sederhana sebagai bentuk kepedulian terhadap potensi wisata setempat. Melalui program kerja, mahasiswa memasang plakat penanda lokasi (spot foto) serta galeri foto yang dicetak dalam bentuk baliho sebagai media promosi. Upaya ini diharapkan dapat memperkenalkan Pantai Tuguiha kepada masyarakat luas sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan ini menyimpan potensi besar yang selama ini belum mendapat perhatian dan pengelolaan yang optimal.

Pantai Tuguiha bukan sekadar bentang alam yang indah. Di balik pesonanya tersimpan peluang ekonomi, ruang pemberdayaan masyarakat, serta harapan akan lahirnya destinasi wisata baru di Kota Tidore Kepulauan. Yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar pengakuan atas potensi tersebut, melainkan komitmen nyata dari pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengelolanya secara berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top