Kategori: Opini

Mengawal Visi-Misi Ubaid-Anjas: Mendukung Pembangunan, Menjaga Komitmen Perubahan

Oleh: Marwan Buka (Penggiat Karang Taruna Mosio Bokimaake) Mengawal atau Mengganggu? Di tengah derap pembangunan yang sedang dipacu oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, ruang publik kita diramaikan oleh beragam respons. Ada yang berdiri memberikan apresiasi atas langkah-langkah pembangunan yang sedang dijalankan, namun tidak sedikit pula yang memilih berada di barisan kritik. Fenomena ini adalah sesuatu […]

Manajemen Keuangan dan Seni Mengelola Ketidakpastian

Oleh: Hartaty Hadady Akademisi Manajemen Keuangan-Investasi, Universitas Khairun  Selama bertahun-tahun, ilmu manajemen keuangan diajarkan sebagai seperangkat pengetahuan untuk membantu organisasi mengelola sumber daya keuangannya secara efektif. Mahasiswa diajarkan bagaimana memperoleh sumber pendanaan, mengalokasikan investasi, mengelola modal kerja, dan meningkatkan nilai organisasi. Semua konsep tersebut tetap penting hingga hari ini. Namun dunia tempat ilmu itu diterapkan […]

Menguasai Waktu, Menguasai Hidup: Manajemen Waktu Berbasis Nilai

Oleh: Ibnu Furqan فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ “Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain”. (Qs. Asy-Syarh: 7) Waktu: Satu-satunya Aset yang Tidak Bisa Diperbaharui Seseorang yang memiliki kekayaan, bahkan ketenaran, namun jika dia tidak memanfaatkan waktu dengan baik, maka tunggulah kegagalan. “Amazon” sebuah perusahaan ternama di Washington yang pendirinya […]

Telaga yang Menolak Pergi

Oleh: Anara Komunitas Rakara Tidak semua perjalanan berakhir ketika kaki tiba di tujuan. Sebagian perjalanan justru dimulai setelah tubuh kembali pulang. Ada tempat-tempat yang selesai dikunjungi lalu perlahan memudar seperti foto lama yang warnanya dimakan waktu. Namun, ada pula tempat yang menolak pergi. Ia menetap diam-diam di sudut pikiran, muncul kembali pada malam-malam tertentu, atau […]

Gotong Royong Petani Kelapa Menuju Kesejahteraan: Kisah Desa Payahe, Kecamatan Oba Tengah 

Oleh: Anastasya Maniku Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Indonesia merupakan negara agraris dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya pada sektor perkebunan kelapa. Tanaman kelapa (Cocos nucifera L.) telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara. Kelapa bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga […]

Tradisi Gotong Royong dalam Kegiatan Panen Kelapa di Desa Akelaha

Oleh: Keren Hapuk Pawar Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakatnya. Salah satu nilai budaya yang hingga kini masih bertahan dan menjadi ciri khas kehidupan sosial masyarakat adalah gotong royong. Gotong royong merupakan bentuk kerja sama yang dilakukan secara […]

Moral Sosial yang Masih Berlaku dalam Tradisi Duka pada Masyarakat Kampung Akelaha

Oleh: Irene Mulyawati Deremi Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Moral sosial merupakan seperangkat nilai yang mengatur hubungan antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai ini tercermin dalam sikap saling menghormati, tolong-menolong, kepedulian terhadap sesama, serta penguatan rasa kebersamaan. Keberadaan moral sosial sangat penting dalam menjaga keharmonisan serta memperkuat ikatan sosial dalam suatu komunitas. Dalam konteks […]

Tradisi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat: Studi pada Tradisi Tonam Loka di Desa Doro, Gane Barat

Oleh: Asmi Ade Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Indonesia sejak lama dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang sangat beragam. Di balik keberagaman tersebut, terdapat nilai-nilai sosial yang hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Tradisi tidak hanya menjadi simbol identitas budaya, tetapi juga menjadi perekat sosial yang menjaga hubungan antarindividu dalam […]

Habaleta sebagai Modal Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Tokaka: Potret Kebersamaan dan Harapan Pembangunan

Oleh: Sriyani Adnan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup masyarakat dewasa ini membawa pengaruh besar terhadap kehidupan sosial di pedesaan. Interaksi sosial yang dahulu dibangun melalui kebersamaan dan kedekatan emosional kini perlahan bergeser ke arah hubungan yang lebih individualistik. Dalam situasi seperti ini, keberadaan tradisi lokal yang masih […]

Rp40,8 Miliar Kanal Maba: Mahal di Mata Pengkritik, Murah bagi Masa Depan

Oleh: Marwan Buka Setiap pembangunan besar selalu melahirkan dua hal sekaligus: harapan dan perdebatan. Harapan hadir karena masyarakat menginginkan daerahnya semakin maju, sementara perdebatan muncul karena pembangunan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Situasi itulah yang kini mengiringi pembangunan dan rehabilitasi Kanal Kota Maba yang nilainya mencapai sekitar Rp 40,8 miliar. Sebagian masyarakat mendukung karena melihatnya […]

Back To Top