Kategori: Opini

Dari Ternate ke Jakarta: Jarak Antara Data dan Derita

Oleh: Fanina Kedafota Ada jarak yang tidak bisa diukur dengan kilometer. Jarak antara angka-angka statistik yang tersusun rapi di meja para perencana pembangunan di Jakarta dengan keringat petani cengkeh di lereng Gamalama, atau nelayan yang pulang tanpa hasil di pesisir Halmahera. Itulah jarak antara data dan derita jarak yang sesungguhnya menjadi tantangan terbesar pembangunan di […]

Merahnya Harga Cabai: Siapa Penjaganya?

Oleh: Hartaty Hadady Akademisi Manajemen Investasi, Universitas Khairun Pagi tadi, harga cabai keriting di pasar tradisional Kota Ternate berada di angka Rp60 ribu per kilogram. Namun menjelang waktu Dhuhur, harganya melonjak menjadi Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan itu bukan terjadi dalam hitungan minggu atau bulan, melainkan hanya dalam beberapa jam. Pertanyaannya: apakah ini murni mekanisme […]

Tradisi Rewang Panen Padi di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa Transmigrasi Desa Sidomulyo

Oleh: Ahmad Sujudi Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah derasnya arus modernisasi pedesaan, masyarakat Jawa transmigrasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, masih mempertahankan satu tradisi lama yang sarat makna sosial: rewang panen padi. Tradisi ini bukan sekadar aktivitas membantu memanen sawah secara bergantian, melainkan simbol kuat solidaritas sosial, […]

Ilusi ‘Nanti’: Menyembelih Ego Sebelum Kematian Tiba

Oleh: ibnu Furqan Esok 27 Mei 2026, saya diminta untuk menyampaikan khutbah Idhul Adha 1447 H/2026 M, di Masjid Jami’, salah satu masjid yang berada di Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara. Dalam beberapa keadaan saya mempelajari satu indikator yang membuat manusia mengalami keterbelakangan mental. Ya Prokrastinasi, sebelumnya saya juga sudah menulis kiat-kiat dalam menghadapi gejala ini. […]

Cengkeh dan Masa Depan Ekonomi Maluku Utara

Oleh: Zahrotul Izzah Di tengah ledakan industri tambang, cengkeh perlahan kehilangan tempat dalam arah pembangunan ekonomi Maluku Utara. Padahal, ribuan keluarga di Halmahera, Ternate, Tidore, hingga Kepulauan Sula masih menggantungkan hidup pada kebun-kebun cengkeh yang diwariskan lintas generasi. Namun dalam satu dekade terakhir, posisi cengkeh menghadapi tantangan serius: harga yang tidak stabil, lemahnya regenerasi petani, […]

Cinta, Harapan, dan Budaya dalam Konteks Ekonomi di Desa Wayatim

Oleh: Amang Rani Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Desa Wayatim merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Desa ini termasuk wilayah pesisir yang masih memiliki kondisi alam yang asri, didominasi oleh perkebunan, lahan hijau, dan kawasan pantai. Berdasarkan data BPS Kabupaten Halmahera Selatan […]

Di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Nasional, Mengapa Banyak Anak Muda Masih Sulit Mendapatkan Pekerjaan?

Oleh: Nihke Umaternate Provinsi Maluku Utara kembali mencatat sejarah sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Data menunjukkan ekonomi Maluku Utara pada periode 2024–2025 tumbuh sebesar 13,73 persen, bahkan pada triwulan IV mencapai 27,27 persen secara tahunan (year on year/y-on-y). Pertumbuhan ini didorong oleh sektor industri pengolahan, pertambangan, serta investasi hilirisasi nikel yang terus […]

Dampak Depresiasi Rupiah terhadap Pertumbuhan Perekonomian Maluku Utara

Oleh: Nursinta Sukur Maluku Utara hari ini seolah berdiri di atas gunungan uang. Angka-angka ekonomi menunjukkan pertumbuhan yang sangat tinggi. Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Maluku Utara tercatat tumbuh 19,64 persen (year-on-year), meskipun mengalami kontraksi 5,14 persen secara triwulanan (quarter-to-quarter). Nilai Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku bahkan mencapai Rp37.062,1 miliar. Angka […]

Menguji Logika Kesultanan: Mengapa Menunda Penjelasan Sejarah Bobo adalah Kegagalan Moral dan Adat?

Oleh: Ezter Ketika gejolak sosiologis menyelimuti Kelurahan Bobo, dan riak ketidakpuasan warga yang merasa martabatnya terusik mulai mengemuka di ruang publik, publik justru menyaksikan sikap yang terasa berjarak dari benteng Kesultanan. Langkah perwakilan istana, Ishak Naser, dalam kapasitasnya sebagai Jojau Kesultanan Tidore, yang memilih menunda penjelasan mengenai sejarah dan budaya Bobo, bukan sekadar kekeliruan komunikasi […]

Refleksi HUT Ke-23 Kabupaten Halmahera Timur: Pembangunan di Tengah Duka Ekologi dan Krisis Ruang Hidup

Oleh: Tahmid Tbn Setiap perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Timur selalu dihiasi pidato-pidato optimistis tentang pertumbuhan ekonomi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta geliat pembangunan yang disebut-sebut membawa kemajuan. Namun, di balik kemeriahan seremoni dan retorika pembangunan itu, ada kenyataan yang tak boleh diabaikan: Halmahera Timur sedang memikul beban krisis ekologis dan ancaman terhadap […]

Back To Top