Oleh: Wa Amalia Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Indonesia merupakan negara yang dianugerahi kekayaan budaya yang luar biasa. Keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke menjadi identitas bangsa yang membedakan Indonesia dari negara lain. Budaya tidak hanya dipahami sebagai hasil cipta manusia, tetapi juga sebagai pedoman hidup […]
Marwah BEM FIB dan Hilangnya Demokrasi Kampus
Oleh: Ridwan Saban Mahasiswa Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki posisi strategis dalam kehidupan kampus. BEM tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai demokrasi, intelektualitas, dan tanggung jawab sosial. Dalam konteks ini, BEM seharusnya menjadi […]
Modal Sosial dan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Sepak Bola di Kelurahan Gambesi
Oleh: Riswan Ansar Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah arus modernisasi yang semakin mendorong pola hidup individualistis, ruang-ruang sosial yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan menjadi semakin penting. Salah satu ruang sosial yang masih bertahan dan memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat adalah olahraga, khususnya sepak bola. Lebih dari sekadar […]
Babari: Modal Sosial yang Menjaga Harmoni di Desa Tawa
Oleh: M. Julmi Nurdin Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah keberagaman yang sering kali dipandang sebagai tantangan, masyarakat Desa Tawa, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, justru menunjukkan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan yang mempererat hubungan sosial. Desa yang dihuni oleh masyarakat dari etnis Makean dan Galela ini menjadi contoh nyata […]
“Fajjaga re Falgali” sebagai Strategi Melestarikan Kohesivitas Masyarakat Desa Pantura Jaya
Oleh: Muktamal Harqi Musa Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, berbagai nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat pedesaan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pola hidup yang semakin individualistis perlahan dapat menggeser tradisi gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat. Namun, di Desa Pantura Jaya, nilai-nilai […]
Menghidupkan Lentera Solidaritas: Tradisi Hapalas sebagai Fondasi Modal Sosial di Desa Peleri Malifut
Oleh: Sulasmi A. Nur Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Di tengah derasnya arus modernisasi yang perlahan menggeser nilai-nilai kebersamaan menuju pola hidup yang lebih individualistik, masih terdapat komunitas yang mampu mempertahankan warisan sosialnya dengan baik. Salah satunya adalah masyarakat Desa Peleri, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, yang hingga kini terus menjaga tradisi Hapalas […]
Hapalasa: Warisan Gotong Royong yang Menjaga Solidaritas Masyarakat Desa Samsuma
Oleh: Awalia Sarafu Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Di tengah arus modernisasi yang semakin mengedepankan individualisme, keberadaan tradisi-tradisi lokal yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan menjadi sesuatu yang sangat berharga. Salah satu tradisi yang masih bertahan dan terus dipraktikkan oleh masyarakat Desa Samsuma adalah Hapalasa, sebuah tradisi gotong royong yang mencerminkan kuatnya solidaritas sosial […]
Makna dan Nilai Sosial-Ekonomi dalam Pelaksanaan Pesta Kampung di Desa Kumbewaha
Oleh: Nabila Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Ternate Di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi, berbagai tradisi lokal di Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan. Perubahan gaya hidup, perkembangan teknologi, serta meningkatnya mobilitas masyarakat sering kali menyebabkan tradisi-tradisi warisan leluhur kehilangan ruang dalam kehidupan generasi muda. Namun, di tengah perubahan tersebut, masih terdapat […]
Tradisi Mo Ba’ati di Gorontalo: Ketika Biaya Menjadi Investasi Sosial dan Spiritual
Oleh: Meifa Tangahu Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah dunia modern yang digerakkan oleh angka, kalkulator, dan prinsip efisiensi, segala sesuatu yang tidak menghasilkan keuntungan material secara instan kerap dianggap tidak rasional. Dalam logika ekonomi konvensional, sebuah keluarga yang mengeluarkan biaya antara Rp5 juta hingga Rp7 juta untuk menyelenggarakan ritual adat yang […]
Peran Modal Sosial dalam Budaya Babari Fola pada Masyarakat Kota Tidore Kepulauan
Oleh: Nurhany Idham Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah laju modernisasi yang semakin cepat, berbagai tradisi gotong royong di Indonesia mulai mengalami perubahan, bahkan sebagian di antaranya perlahan memudar. Namun, kondisi yang berbeda masih dapat ditemukan di Kota Tidore Kepulauan. Salah satu tradisi yang tetap bertahan hingga saat ini adalah Babari Fola, […]

