IPEMTA-Jakarta Gelar Aksi Depan Kantor DPR RI Terkait 18 Warga Sipil Tamilouw Ditembak Aparat Kepolisian Resort Malteng

Foto : Masa Aksi Saat Berorasi Di Depan Gedung DPR RI

TIMURPOST.com, JAKARTA — Dalam rangka memperingati hari HAM Sedunia sekaligus mengutuk insiden Penembakan 18 warga sipil negeri tamilouw Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Saudara Junaid Pawae selaku Ketua Umum IPEMTA-Jakarta bersama massa aksi menggelar aksi kemanusiaan atas Insiden Penembakan ke Gedung DPR RI pada senin, (13/12/2021).

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli HAM, mengecam aksi brutalisme yang dilakukan oleh aparat Kepolisian Resort Malteng terhadap 18 warga sipil di desa Tamilouw.

Telah kita ketahui bersama bahwa, pada 7 Desember 2021, pukul 05.20 WIT Aparat Kepolisian memasuki desa Tamilouw untuk melakukan penangkapan terkait dugaan kasus penebangan pohon warga rohunussa dan dugaan kasus pembakaran kantor desa Tamilouw.

Foto : Junaid Pawae, Ketua Umum IPEMTA-Jakarta Saat Menyampaikan Orasi

Proses penangkapan itu berbuntut ketika aksi brutalisme yang dilakukan kepolisian sehingga mengakibatkan 18 warga Sipil desa Tamilouw mengalami luka tembak berat dan ringan.

Kehadiran Kami di depan Gedung DPR RI untuk bertemu dengan Komisi III DPR RI dan mendesak agar memanggil Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk mengevaluasi Kapolda Maluku dan Mencopot Kapolres Malteng Rosita Umasugi dari jabatannya secara tidak terhormat.

“Sebagaimana kita ketahui, hak-hak dasar manusia adalah hak yang bersumber dari Tuhan YME, bukan bersumber dari negara. Olehnya itu, instansi Negara apapun tidak di benarkan untuk melakukan tindakan semena-mena terhadap warga negara yg melekat Hak Asasi Manusia. Kapolri Listyo Sigit Prabowo melalui gerakan Polri Presisi lebih mengutamakan pendekatan-pendekatan humanis oleh kepolisian. Namun, hal ini tidak di jalankan oleh bawahannya hingga berujung pada kasus Pelanggaran HAM berat di Desa Tamilouw”. Tutupnya

#tp/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *