POSTTIMUR.com, MOROTAI- Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (HIPPMAMORO) Provinsi Maluku Utara menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Pulau Tabailenge yang mengalami kerusakan parah akibat abrasi pantai. Selasa (10/6).
Dalam pernyataan resminya, Badan Pengurus HIPPMAMORO mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah serius dalam menangani krisis lingkungan yang mengancam sektor pariwisata tersebut.
Pulau Tabailenge, yang terletak di Kecamatan Morotai Utara, dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan dengan keindahan alam yang memukau. Pulau ini dikelilingi pasir putih dan laut biru jernih, serta menjadi bagian dari pesona Pulau Morotai yang dijuluki “Mutiara di Bibir Pasifik”. Namun, keindahan tersebut kini terancam oleh abrasi yang terus mengikis garis pantainya.
“Abrasi di Pulau Tabailenge bukan masalah baru. Ini sudah terjadi cukup lama dan semakin parah dari waktu ke waktu,” ungkap Ketua Umum HIPPMAMORO, Fandi Lukman. Ia menyebutkan bahwa persoalan ini telah berulang kali disampaikan dalam forum Musrenbang, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, namun belum ada tindakan konkret dari pihak pemerintah daerah.
Baca Juga:
Kebijakan Hilirisasi Nikel: Ketimpangan Struktural yang Merampas Kedaulatan Rakyat Maluku Utara
Menurut Fandi, Pulau Tabailenge merupakan salah satu aset wisata potensial yang dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selain sektor perikanan. Karena itu, ia menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan, dan kebersihan kawasan wisata.
“Kami berharap setelah komentar ini muncul, ada solusi konkret dari Pemda untuk mengatasi masalah ini dan melengkapi fasilitas pendukung di Pulau Tabailenge. Jika tidak, HIPPMAMORO akan mengambil langkah tegas terhadap pemerintah daerah,” tegas Fandi.
Kerusakan Pulau Tabailenge menjadi peringatan penting bagi semua pihak bahwa pariwisata Morotai sebagai salah satu ujung tombak ekonomi daerah membutuhkan perlindungan dan pengelolaan yang berkelanjutan. HIPPMAMORO berharap, suara mereka menjadi pemicu perubahan nyata demi masa depan pariwisata Morotai yang lebih baik.
Editor: Ikhy











