POSTTIMUR.COM, HALTIM_ PT Mega Haltim Mineral (PT MHM) terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah lingkar tambang. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Diskusi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang digelar bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda dari empat desa lingkar tambang: Saolat, Nusa Jaya, Minyamin, dan Waijoi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Wasile Selatan pada Senin, 27 Oktober 2025 ini dibuka langsung oleh Camat Wasile Selatan, Jainudin Ashor. Turut hadir Kapolsek Wasile Selatan Ipda Fachry Bamatraf, Danramil 1505-02 Wasile Kapten Abd. Muksin, serta para kepala desa, ketua BPD, ketua karang taruna, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Jainudin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan dalam mewujudkan program PPM yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap program PT MHM tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi dampak nyata pada bidang kesehatan, pendidikan, sosial budaya, ekonomi, dan lingkungan,” ujar Jainudin. “Kita akan bersama-sama mengawal pelaksanaannya demi kesejahteraan masyarakat lingkar tambang.”
Sementara itu, Kepala Desa Saolat, Melieser Dawanaka, yang mewakili para kepala desa lingkar tambang, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PT MHM dalam menyelenggarakan forum diskusi publik.
“Kami mendukung penuh investasi yang membawa manfaat bagi masyarakat. Melalui program PPM, kami berharap tercipta lapangan kerja bagi warga, khususnya di wilayah ring 1,” kata Melieser. “Kami juga berharap agar setiap kegiatan perusahaan dapat dikonsultasikan dengan pemerintah desa demi keselarasan program.”
Semebtara itu EACD Superintendent PT MHM, Andi Sujermin, menjelaskan bahwa kegiatan diskusi publik ini menjadi sarana bagi perusahaan untuk menyerap aspirasi dan masukan masyarakat secara langsung, sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program PPM tahun sebelumnya.
“Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kritik dan saran dari pemerintah desa dan warga menjadi bahan penting bagi kami untuk memperbaiki pelaksanaan PPM di tahun berikutnya,” ujar Andi.
Ia menambahkan, PT MHM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional, baik secara individu maupun kolektif, melalui program jangka panjang yang terencana, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah menciptakan masyarakat lingkar tambang yang mandiri dan sejahtera. Diskusi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tujuan tersebut,” pungkas Andi.
Dengan kegiatan ini, PT MHM menegaskan perannya bukan hanya sebagai perusahaan tambang, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah yang aktif mendorong kemajuan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Halmahera Timur.(*)















