Warga Moti Suarakan Keresahan, Desak Pemkot Ternate Segera Perbaiki Infrastruktur

POSTTIMUR.COM, TERNATE- Warga di Kecamatan Moti kembali menyuarakan keresahan mereka terhadap kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan. Hingga kini, sejumlah fasilitas vital seperti jalan dan jembatan di wilayah tersebut belum juga mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Ternate, meski Moti merupakan bagian dari administrasi Kota Ternate.

Kekecewaan warga ini mencuat melalui media dan berbagai unggahan di grup Facebook SUARA WARGA TERNATE (SWARTA) 2025–2030. Salah satu suara kritis datang dari Saleh Arif, warga Moti, yang memposting kondisi terkini pelabuhan dan akses jalan di Kelurahan Takofi.

Dalam unggahannya, ia menulis:

“Assalamualaikum pak walikota dan dinas perhubungan Kota Ternate. Ini bentuk rill kondisi pelabuhan di kelurahan Takofi kecamatan Moti dan jalan yg rusak parah menuju pelabuhan Takofi. Sekiranya ada perhatian serius. Kami orang Moti cuma dijadikan janji dalam bentuk politik ‘Lanjutkan dan Tuntaskan’ ini slogan yang pak walikota pakai saat kampanye. Kami orang Moti menuntut janji ini.”

Unggahan lain dari warga juga menunjukkan kondisi serupa. Keluhan berkaitan dengan jalan menuju pelabuhan penyeberangan Kelurahan Moti Kota, serta kerusakan jalan lingkar Moti yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

Salah seorang warga menuliskan:

“Assalamualaikum wr wb pak walikota. Kondisi jalan di kecamatan Moti, diseputaran jalan menuju pelabuhan penyebrangan kelurahan Moti Kota. Pak Camat so boleh ba suara ke pak wali kota soal kondisi jalan lingkar Moti. Masyarakat butuh perhatian dari infrastruktur jalan dan pelabuhan penyebrangan di Takofi, kecamatan Moti.”

Keluhan serupa juga disampaikan terkait jalur penghubung Kelurahan Moti Kota menuju Kelurahan Tafamutu. Dalam unggahan tersebut, warga kembali menegaskan bahwa akan terus melaporkan kondisi infrastruktur sebelum ada tindakan nyata dari pemerintah.

Setiap unggahan warga turut menyertakan dokumentasi foto yang memperlihatkan kondisi kerusakan jalan maupun pelabuhan, yang semakin memperkuat tuntutan agar pemerintah segera bertindak.

Berbagai keluhan ini merupakan representasi dari keresahan masyarakat Moti yang merasa diabaikan. Sebelumnya, masyarakat bersama mahasiswa Moti juga pernah menyampaikan langsung persoalan infrastruktur kepada Pemerintah Kota Ternate. Namun hingga kini, tuntutan tersebut belum direspons secara memadai.

Warga berharap Pemkot Ternate tidak lagi menunda upaya perbaikan dan pemenuhan infrastruktur dasar yang mereka anggap sangat vital untuk mobilitas, ekonomi, dan pelayanan publik di Kecamatan Moti.

Dengan suara yang terus menguat di media sosial, masyarakat berharap pemerintah segera hadir dan membuktikan komitmennya terhadap kesejahteraan seluruh wilayah administrasi Kota Ternate, termasuk Moti yang selama ini merasa dianaktirikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *