POSTTIMUR.COM, TERNATE- Rekor impresif Malut United yang tak terkalahkan dalam 11 pertandingan beruntun akhirnya terhenti usai menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya. Hasil tersebut terasa cukup menyakitkan bagi tim berjuluk Laskar Kie Raha, mengingat pada musim lalu Malut United mampu menaklukkan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, sekaligus memiliki peluang besar merebut puncak klasemen jika mampu meraih kemenangan.
Juru Bicara Suporter The Salawaku, Rizal I. Muhammad, menilai kekalahan tersebut menjadi momen yang patut disesalkan, namun tetap harus diterima sebagai bagian dari kompetisi.
“Rekor 11 laga tanpa kekalahan akhirnya dihentikan oleh Persebaya Surabaya. Padahal musim lalu Malut United berhasil mengalahkan mereka di Stadion Gelora Bung Tomo. Sebenarnya Malut United punya peluang besar untuk menempati puncak klasemen seandainya bisa menang,” ujar Rizal.
Menurut Rizal, secara permainan Malut United tampil cukup dominan, khususnya dalam penguasaan bola. Namun, faktor keberuntungan dinilai belum berpihak kepada skuad Laskar Kie Raha sehingga gagal mengonversi peluang menjadi hasil maksimal.
“Sebenarnya Malut United tampil sangat baik dan dominan, terutama dalam penguasaan bola. Namun faktor keberuntungan belum memihak Laskar Kie Raha,” katanya.
Memasuki putaran kedua kompetisi, Rizal juga menyampaikan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian manajemen dan tim pelatih. Salah satunya terkait lini tengah yang diisi pemain U-22 sesuai regulasi kompetisi.
Ia menyoroti performa beberapa pemain muda yang dinilai belum maksimal meski kerap mendapatkan kesempatan bermain.
“Misalnya Try Setiawan, yang sering diberi menit bermain namun penampilannya belum optimal dalam menjalankan fungsinya. Padahal masih ada pemain U-22 lain seperti Taufik Rustam yang justru terlihat lebih siap jika diberikan kesempatan,” jelasnya.
Rizal menegaskan, evaluasi menyeluruh perlu segera dilakukan agar Malut United tetap konsisten bersaing di papan atas klasemen.
“Kami dengan segala hormat meminta manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi, khususnya di lini tengah dan perwakilan pemain U-22, jika ingin tetap bersaing di papan atas,” tegasnya.
Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, The Salawaku memastikan dukungan penuh terhadap Malut United tidak akan surut.
“Prinsipnya, The Salawaku tetap konsisten di belakang Malut United. Kalah kami dukung, menang kami sanjung,” tutup Rizal.(*)










