Polisi Dalami Penyebab Kebakaran di SMA N 7 Kota Ternate

POSTTIMUR.COM, TERNATE- Kebakaran hebat melanda Gedung SMA Negeri 7 Kota Ternate yang terletak di Kelurahan Takofi, Kecamatan Moti, pada Senin malam (4/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIT. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik dan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas IPDA Sudirjo membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, Yusuf Gani (51), api pertama kali terlihat dari salah satu ruangan sekolah sebelum akhirnya menjalar ke bagian lain bangunan.

“Melihat api, saksi langsung berteriak meminta bantuan warga. Mereka kemudian bersama-sama berupaya memadamkan api dengan alat seadanya,” ujar IPDA Sudirjo.

Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.30 WIT setelah menghanguskan sejumlah fasilitas penting sekolah. Di antaranya ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang bendahara, ruang belajar siswa, hingga satu ruangan tidak terpakai yang turut ludes dilalap si jago merah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Pasca kejadian, Polres Ternate langsung melakukan langkah-langkah penanganan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Beberapa pihak yang telah dimintai keterangan di antaranya Kepala SMAN 7 Kota Ternate, Rukyah Taher, dan operator sekolah, Samsuddin Taib (45).

“Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas IPDA Sudirjo.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di malam hari, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pukulan bagi dunia pendidikan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, mengingat sejumlah fasilitas penting sekolah ikut terdampak dan berpotensi mengganggu proses belajar mengajar ke depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *