POSTTIMUR.COM, MOTI– Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) terus memperkuat perannya dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, PKM Tahun 2026 digelar di Kelurahan Tafaga, Kecamatan Moti, Kota Ternate, Jumat (17/7/2026), dengan mengangkat tema “Optimalisasi Peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam Meningkatkan Potensi Ekonomi Desa.”
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim PKM Pascasarjana FEB Unkhair, Dr. Muamil Sunan, S.E., M.P., M.AP., didampingi Irawan Abae, S.E., M.E., dan M. Nur Gamtohe, S.E., M.E. Turut hadir Camat Kecamatan Moti Ahmad Yasin, pemerintah Kelurahan Tafaga, imam kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam pemaparannya, Dr. Muamil Sunan menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah sektor-sektor unggulan desa.
”Potensi pertanian, perikanan, dan UMKM yang dimiliki Kecamatan Moti harus dikelola secara terintegrasi melalui Koperasi Desa Merah Putih. Dengan tata kelola yang baik, koperasi dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kecamatan Moti, Ahmad Yasin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pascasarjana FEB Unkhair yang menghadirkan ruang diskusi sekaligus solusi bagi pengembangan ekonomi desa.
Menurutnya, Kecamatan Moti membutuhkan kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, masyarakat, dan kalangan akademisi dalam menggali serta mengembangkan berbagai potensi daerah.
”Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kami membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, khususnya akademisi, tidak hanya dalam pengembangan potensi ekonomi, tetapi juga untuk mengkaji dan mendokumentasikan rekam jejak sejarah Moti Verbond sebagai bagian dari identitas daerah. Kami berharap lahir formulasi dan rekomendasi yang dapat menjadi arah pembangunan Kecamatan Moti ke depan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM ini, Pascasarjana FEB Unkhair berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Moti diharapkan tidak hanya berkembang sebagai kawasan dengan potensi pertanian dan perikanan yang kuat, tetapi juga sebagai wilayah kepulauan yang memiliki daya saing ekonomi dan identitas sejarah yang semakin dikenal. (*)









