Tahun: 2026

Arisan Maku Gasalaha: Menjaga Solidaritas dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Jambula

Oleh: Dhea Ayundira Malik Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah pesatnya arus modernisasi dan semakin kompleksnya kebutuhan hidup masyarakat, keberadaan tradisi lokal sering kali dianggap sebagai warisan budaya semata. Padahal, banyak tradisi yang sesungguhnya masih memiliki relevansi kuat dalam menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satu contoh nyata dapat ditemukan di […]

Merawat “Kota Rempah” Lewat Tubuh Perempuan: Refleksi Modal Sosial dalam Tradisi Badaka Ternate

Oleh: Neni Julianti M. Modim Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Ketika berbicara tentang Ternate, kita tidak hanya membicarakan sebuah kota di timur Indonesia, tetapi juga sebuah wilayah yang pernah menjadi pusat perhatian dunia. Berabad-abad lalu, bangsa-bangsa Eropa menempuh perjalanan panjang melintasi samudra demi mendapatkan rempah-rempah yang tumbuh subur di tanah ini, terutama cengkih […]

Menjaga Tradisi, Merawat Solidaritas: Modal Sosial dalam Pernikahan Adat Galela

Oleh: Nurmista Husaada Tapessy Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya. Setiap daerah memiliki tradisi dan adat istiadat yang menjadi identitas sekaligus warisan berharga bagi masyarakatnya. Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, keberadaan tradisi lokal menjadi penting untuk dipertahankan sebagai bagian dari jati diri bangsa. Salah […]

Tradisi Hapolas: Modal Sosial yang Menjaga Efisiensi Biaya Pernikahan Masyarakat Suku Makian

Oleh: Nabila Hi. Muhammad Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan dalam ikatan yang sah, tetapi juga merupakan peristiwa sosial yang sarat makna budaya dan kekeluargaan. Dalam banyak masyarakat di Indonesia, termasuk pada masyarakat Suku Makian di Maluku Utara, pernikahan menjadi momentum penting yang melibatkan keluarga besar, kerabat, dan […]

Penguatan Nilai Budaya Buton Melalui Tradisi Adat Pisombo di Desa Waisum

Oleh: Wa Amalia Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun  Indonesia merupakan negara yang dianugerahi kekayaan budaya yang luar biasa. Keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke menjadi identitas bangsa yang membedakan Indonesia dari negara lain. Budaya tidak hanya dipahami sebagai hasil cipta manusia, tetapi juga sebagai pedoman hidup […]

Marwah BEM FIB dan Hilangnya Demokrasi Kampus

Oleh: Ridwan Saban Mahasiswa Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki posisi strategis dalam kehidupan kampus. BEM tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai demokrasi, intelektualitas, dan tanggung jawab sosial. Dalam konteks ini, BEM seharusnya menjadi […]

Modal Sosial dan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Sepak Bola di Kelurahan Gambesi

Oleh: Riswan Ansar Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah arus modernisasi yang semakin mendorong pola hidup individualistis, ruang-ruang sosial yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan menjadi semakin penting. Salah satu ruang sosial yang masih bertahan dan memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat adalah olahraga, khususnya sepak bola. Lebih dari sekadar […]

Babari: Modal Sosial yang Menjaga Harmoni di Desa Tawa

Oleh: M. Julmi Nurdin Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah keberagaman yang sering kali dipandang sebagai tantangan, masyarakat Desa Tawa, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, justru menunjukkan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan yang mempererat hubungan sosial. Desa yang dihuni oleh masyarakat dari etnis Makean dan Galela ini menjadi contoh nyata […]

“Fajjaga re Falgali” sebagai Strategi Melestarikan Kohesivitas Masyarakat Desa Pantura Jaya

Oleh: Muktamal Harqi Musa Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Khairun Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, berbagai nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat pedesaan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pola hidup yang semakin individualistis perlahan dapat menggeser tradisi gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat. Namun, di Desa Pantura Jaya, nilai-nilai […]

Menghidupkan Lentera Solidaritas: Tradisi Hapalas sebagai Fondasi Modal Sosial di Desa Peleri Malifut 

Oleh: Sulasmi A. Nur Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Khairun Di tengah derasnya arus modernisasi yang perlahan menggeser nilai-nilai kebersamaan menuju pola hidup yang lebih individualistik, masih terdapat komunitas yang mampu mempertahankan warisan sosialnya dengan baik. Salah satunya adalah masyarakat Desa Peleri, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, yang hingga kini terus menjaga tradisi Hapalas […]

Back To Top