TIMURPOST.com, HALTENG — Dalam kemajuan Desa, kecamatan maupun tingkat Kab/kota, kita harus melihat perkembangan pengetahuan generasi. Dalam hal ini Pemerintah Kecamatan maupun pemerintah daerah harus lebih jelih lagi untuk memperhatikan setiap hasil karya putra daerah maupun generasi selanjutnya.
Salasatu masyarakat Desa peniti Kec. Patani Timur, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang suda sekian banyak dengan hasil karya menciptakan, Pembangunan Listrik Tenaga Air (PLTA), juga mesin penghancur batu di Desa Peniti, dan salasatu mode transportasi berupa mini alat berat. Ini adalah hasil karya yang sangat penting untuk di kembangkan dan diperhatikan.
“Inovasi tak perlu hayalan kota membangun Desa menjadi hak semua Generasi Negeri. Dari desalah terbentuknya kabupaten, kota, provinsi dan Ibu Kota Negara, berpikir konstruktif untuk sebuah perubahan Negeri butuh energi ekstra,” Hal ini disampaikan salasatu pemuda desa peniti Damuli Diakun Facebook yang enggan namanya dipublis.
Lanjut kata dia, bahwa tak terkecuali dengan salah satu putra asal Desa Peniti yang selalu mencoba-mencoba dan mencoba untuk menciptakan hal-hal unik yang sudah ada dan di kembangkan untuk kebutuhan pribadi dan umum.
“Beliau habiskan waktu ke waktu berfikir agar dapar bermanfaat buat diri sendiri, keluarga dan orang banyak. Rintisan inovasi yang sempat dikerjakan adalah PLTA Desa peniti yang berkedudukan di air kolos pada tahun 2016 lalu, ditingkat RW dan yang terbaru beliau membuat salah satu mode transportasi berupa mini alat berat agar membantu dalam memudahkan operator sengsor untuk mengeluarkan hasil olahan kayu di Hutan. Itulah sepenggal ulasan mengenai Kanda Asrif yang sehari hari saya coba berbagi pikiran dengan beliau,” tulisnya di dinding facebook.
Maka saya meminta tegas kepada pemerintah daerah kab. Halmahera Tengah (Halteng) harus memperhatikan hasil karya putra daera, karna ini bagian dari untuk memajukan Desa dan melahirkan sebua perubahan dengan karya-karya generasi.
#tp/Fhata












