Pengabdian Masyarakat FEB Unkhair: Tingkatkan Literasi Manajemen Usaha Pelaku Kedai Pantai Tolire

Breaking News677 Dilihat

POSTTIMUR.com, TERNATE- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun (FEB Unkhair) Ternate menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang bertajuk “Literasi Manajemen Usaha pada Pelaku Usaha Kedai Pantai Tolire Ternate”, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di kawasan wisata Danau Tolire Kecil, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat. Senin (16/6).

Program ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat yang fokus pada peningkatan literasi manajemen dan pengendalian keuangan usaha mikro kecil, khususnya di wilayah destinasi wisata lokal.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 16 Juni 2025 ini menghadirkan dua narasumber utama dari Prodi Ilmu Ekonomi FEB Unkhair, yakni Yuliyana Susan Kalengkongan, SE., M.Si. dan Muhammad Kamal, SE., M.Si.

Dalam sesi pemaparannya, Yuliyana menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang efektif serta pelayanan yang berkualitas sebagai kunci daya saing UMK di kawasan wisata. Sementara itu, Muhammad Kamal mengulas pentingnya pencatatan arus kas dan disiplin dalam pengelolaan keuangan usaha.

“Banyak UMK memiliki semangat memulai usaha, namun gagal bertahan karena lemahnya pengendalian keuangan dan manajemen yang tidak memadai,” ujar Kamal.

Ia juga menyoroti persoalan umum di kalangan pelaku UMK, yakni pencampuran dana usaha dan kebutuhan pribadi tanpa pencatatan yang jelas. Menurutnya, praktik ini dapat menyebabkan penurunan modal secara perlahan dan membahayakan keberlangsungan usaha.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Yuliyana Susan Kalengkongan dan Fahima Nasar, SE., M.Si., yang juga dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB Unkhair. Keduanya dikenal aktif dalam program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMK di wilayah Maluku Utara.

Baca Juga:

Pemprov Malut Dinilai Abai, Pemuda Guraping Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

PN Soasio Putuskan 11 Warga Maba Sangaji Tetap Jadi Tersangka: YLBHI Soroti Ambiguitas Putusan

 

Dalam sambutannya, Yuliyana menyampaikan optimisme terhadap prospek pertumbuhan UMK di kawasan wisata Pantai Tolire.

“Dengan meningkatnya aktivitas dan populasi perkotaan, kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi juga meningkat. Usaha kedai dan sektor informal di sekitar kawasan wisata memiliki potensi besar untuk berkembang, asalkan dikelola secara baik dan profesional,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Ternate Barat, Hamid Muhammad, SE., yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata akademisi dalam pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Edukasi manajemen sangat dibutuhkan pelaku UMK agar usaha mereka tak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Terima kasih kepada tim FEB Unkhair yang telah turun langsung ke lapangan,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMK di kawasan Pantai Danau Tolire Kecil semakin siap menghadapi tantangan usaha ke depan, berbekal pemahaman manajemen yang lebih kuat dan sistem pencatatan keuangan yang tertib.

Editor: Ikhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *