‎Gerakan Pangan dari Kampung: Pemuda Muhammadiyah dan TEKAD Halbar Tanam Harapan di Ladang Jagung

POSTTIMUR.COM, Halbar_ Semangat kolaborasi lintas sektor tampak nyata di Desa Kusu Madehe, Kabupaten Halmahera Barat. Sejumlah organisasi kepemudaan, lembaga pemberdayaan, dan kelompok petani kampung bergotong royong melaksanakan penanaman jagung sebagai bagian dari Gerakan Ketahanan Pangan Nasional, program strategis yang berakar pada Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto.

‎Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kemandirian pangan di tingkat daerah. Pemuda Muhammadiyah Halmahera Barat, bersama Polres Halbar dan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), turun langsung ke lapangan mendampingi para petani menanam jagung di lahan produktif desa.

‎Menurut Anton Ilyas, Fasilitator TEKAD Halmahera Barat bidang Tata Kelola Kelembagaan, sinergi ini menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

‎“Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Berdasarkan pendataan awal melalui fasilitator dan kader desa, banyak lahan petani di Halbar yang berpotensi dikembangkan menjadi sentra jagung dan komoditas pangan lainnya,” ujar Anton.

‎Ia menambahkan, inisiatif ini merupakan bentuk dukungan masyarakat Halmahera Barat terhadap rantai Ketahanan Pangan Nasional, sekaligus wujud kontribusi daerah dalam menjawab tantangan krisis pangan global.

‎Dari pihak kepolisian, Kabag ESDM Polres Halbar, Kompol N. Daniel Maribunga, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili Kapolres, menyatakan kesiapan institusinya untuk mendukung dan mengawal program ketahanan pangan di wilayah hukum Halmahera Barat.

‎“Polres Halbar akan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan ini,” tegasnya.

‎Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Halbar, Sukran Bambang, menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang harus segera diimplementasikan secara nyata.

‎“Kami bergerak cepat bersama masyarakat karena ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Pemuda harus menjadi pelopor di garis depan pembangunan,” ujarnya.

‎Kegiatan penanaman jagung di Desa Kusu Madehe ini diharapkan menjadi titik awal bagi penguatan ekonomi lokal berbasis pertanian, sekaligus mempererat kolaborasi antar unsur masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di Halmahera Barat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *