POSTTIMUR.COM, HALTIM — Deru mesin bukan satu-satunya yang dikejar di Sirkuit Baturaja, Halmahera Timur. Di balik balapan yang berlangsung selama tiga hari itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melihat peluang lain: membesarkan talenta olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher membuka ajang Drag Race dan Grasstrack Motocross 2026 di Sirkuit Baturaja, Jumat, 24 Juli 2026. Event tersebut berlangsung hingga 26 Juli dan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Halmahera Timur.
Bagi Anjas, lintasan balap bukan sekadar tempat pembalap menguji kecepatan. Ia ingin arena otomotif menjadi ruang pembinaan generasi muda dan panggung ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
“Atas nama pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” ujar Anjas dalam sambutannya.
Ia berharap event tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Pemerintah daerah, kata dia, ingin kegiatan otomotif menjadi bagian dari proses melahirkan pembalap dan crosser asal Halmahera Timur yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Di sisi lain, Anjas menyoroti perputaran ekonomi yang muncul di sekitar sirkuit. Para pedagang UMKM memanfaatkan kerumunan peserta dan penonton untuk berjualan selama event berlangsung.
“Kita dapat melihat bersama di sekitar area sirkuit banyak masyarakat yang berjualan. Kehadiran kegiatan seperti ini memberikan efek ganda bagi ekonomi masyarakat kecil,” katanya.
Pesan itu menempatkan event otomotif bukan hanya sebagai urusan olahraga. Bagi pemerintah daerah, keramaian di sirkuit dapat menjadi ruang transaksi bagi pelaku usaha kecil—dari penjual makanan hingga pedagang lainnya yang menggantungkan pendapatan pada arus pengunjung.
Namun, Anjas mengingatkan bahwa ekonomi dan hiburan tidak boleh mengalahkan keselamatan. Ia meminta panitia memastikan kesiapan lintasan dan peserta menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar.
“Keselamatan harus menjadi perhatian utama,” kata dia.
Pembukaan event tersebut dihadiri Ketua IMI Provinsi Maluku Utara Jackson De Breving, Ketua KONI Halmahera Timur yang juga Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, Kapolres Halmahera Timur Bobby Kusuma Ardiansyah, jajaran Kejaksaan Halmahera Timur, pimpinan organisasi perangkat daerah, peserta, serta masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Anjas menyampaikan selamat atas pengukuhan kepengurusan IMI Kabupaten Halmahera Timur. Ia berharap organisasi tersebut menjadi mesin pembinaan olahraga otomotif di daerah dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet baru.
Dari Sirkuit Baturaja, pemerintah daerah mencoba mengirim pesan bahwa balapan tak melulu soal siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Di tengah deru mesin, ada target lain yang ingin dikejar: pembinaan atlet, perputaran ekonomi, dan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk ikut menikmati manfaat dari sebuah event olahraga.
Anjas kemudian mengajak seluruh peserta, panitia, dan masyarakat menjaga keamanan serta ketertiban agar rangkaian Drag Race dan Grasstrack Motocross 2026 berjalan aman dan sukses.(Red)









