Sabudi Pimpin IMI Haltim, Deru Grasstrack Kembali Terdengar Setelah 12 Tahun

Breaking News34 Dilihat

POSTIMUR.COM, HALTIM — Selama 12 tahun, suara mesin balap nyaris hilang dari Halmahera Timur. Kini, ketika grasstrack kembali digelar, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Haltim tidak hanya ingin menghidupkan arena balap. Organisasi itu menagih perhatian pemerintah dan mendorong olahraga otomotif menjadi bagian dari strategi wisata serta penggerak ekonomi daerah.

Muhammad Sabudi Darmawan resmi memimpin IMI Kabupaten Halmahera Timur periode 2023–2028. Pelantikan pengurus IMI Haltim berlangsung di Sirkuit GTX MX BatuRaja, bertepatan dengan pembukaan event balap yang menandai kembalinya olahraga grasstrack di Halmahera Timur setelah vakum sekitar 12 tahun.

Pelantikan di tengah deru mesin balap itu menjadi simbol kebangkitan kembali olahraga otomotif di daerah tersebut. IMI Haltim tidak ingin momentum itu berhenti sebagai seremoni organisasi atau sekadar perlombaan.

Sabudi mengatakan olahraga otomotif di Halmahera Timur memiliki potensi besar, tetapi selama ini belum mendapat ruang yang sebanding dengan potensi talenta dan komunitas yang ada.

“Harapan kami setiap kegiatan otomotif mendapat perhatian dan dukungan, baik dari pemerintah daerah maupun seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga otomotif,” kata Sabudi. Jumat (24/7/2026).

Bagi Sabudi, kembalinya grasstrack bukan sekadar agenda olahraga. Event tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem ekonomi baru di daerah dari pembinaan pembalap, penyelenggaraan kompetisi, hingga perputaran usaha masyarakat.

Kehadiran pembalap, tim, dan penonton dari luar daerah dinilai dapat menggerakkan sektor usaha kecil, jasa, perdagangan, serta aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, IMI Haltim mendorong pemerintah daerah melihat olahraga otomotif sebagai bagian dari agenda pembangunan, bukan sekadar hiburan akhir pekan.

“Event seperti ini bukan hanya tentang balapan, tetapi juga bagaimana memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sabudi mengatakan IMI Haltim akan mendorong penyelenggaraan berbagai cabang otomotif, mulai dari grasstrack, motocross, road race, hingga drag bike. Ia juga berharap dukungan Pengurus IMI Provinsi Maluku Utara agar Halmahera Timur masuk dalam kalender event otomotif tingkat provinsi.

“Kami berharap olahraga grasstrack tidak dianaktirikan. Banyak talenta muda di daerah yang membutuhkan ruang untuk berkembang,” kata dia.

Menurut Sabudi, Halmahera Timur memiliki modal untuk menjadi tuan rumah event otomotif berskala provinsi. Jika dikelola secara rutin dan terintegrasi, agenda tersebut dapat memperkuat posisi daerah sebagai tujuan wisata olahraga di Maluku Utara.

Di sinilah tantangan kepengurusan baru IMI Haltim: mengubah arena balap dari sekadar lintasan kompetisi menjadi panggung promosi daerah. Event otomotif diharapkan mampu mempertemukan kepentingan olahraga, pariwisata, dan ekonomi lokal.

Sabudi menyatakan kepengurusan IMI Haltim akan memperkuat pembinaan atlet dan membangun sinergi dengan pemerintah, komunitas otomotif, sponsor, serta pelaku usaha.

“Kami ingin olahraga otomotif di Halmahera Timur terus berkembang,” katanya.

Pelantikan pengurus IMI Haltim di Sirkuit GTX MX BatuRaja itu sekaligus menjadi penanda bahwa kebangkitan olahraga otomotif di Halmahera Timur dimulai dari lintasan balap. Bagi IMI Haltim, ini bukan garis akhir. Itu baru lap pertama. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *