UMKM Desa Gamsungi Selangkah Lebih Maju Melalui Digitalisasi Google Maps

Oleh: Amelia Putri Lestari dan Tim KKN Kolaborasi

Di era digital, keberadaan sebuah usaha di internet menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar. Menyadari pentingnya transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa KKN Kolaborasi Nusantara 2026 dari Universitas Khairun (Unkhair), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Halmahera (Uniera) menginisiasi program Digitalisasi Marketing melalui Pencantuman UMKM pada Google Maps di Desa Gamsungi.

Program yang dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026, pukul 19.00–21.00 WIT di kawasan Hibualamo, Desa Gamsungi, bertujuan membantu para pelaku UMKM memiliki identitas digital sehingga usaha mereka lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun calon pelanggan. Kehadiran lokasi usaha di Google Maps diharapkan menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada khalayak yang lebih luas.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama para pelaku UMKM untuk menjelaskan manfaat program sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masing-masing usaha. Selanjutnya, tim KKN melakukan pendataan, mengumpulkan informasi usaha, mendokumentasikan lokasi, serta menentukan titik koordinat secara akurat. Berdasarkan data tersebut, mahasiswa kemudian mendaftarkan lokasi usaha ke Google Maps sehingga UMKM yang sebelumnya belum memiliki jejak digital kini dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat.

Hasil dari program ini menunjukkan perkembangan yang positif. Sejumlah UMKM di Desa Gamsungi kini telah tercantum di Google Maps, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menemukan lokasi usaha dengan lebih cepat dan praktis. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur UMKM lokal, memperluas peluang pemasaran, serta mendorong peningkatan jumlah pelanggan.

Meski demikian, pelaksanaan program tidak lepas dari berbagai tantangan. Sebagian pelaku UMKM masih belum terbiasa memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi, sementara keterbatasan jaringan internet sempat menghambat proses pendaftaran lokasi usaha. Kendala tersebut dapat diatasi dengan melakukan proses input data di wilayah yang memiliki koneksi internet lebih stabil, sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat diselesaikan dengan baik.

Program digitalisasi ini menjadi bukti bahwa langkah sederhana dapat memberikan dampak yang nyata bagi pengembangan UMKM di tingkat desa. Melalui pemanfaatan teknologi digital, pelaku usaha tidak hanya memperoleh kemudahan dalam memperkenalkan usahanya, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk berkembang di tengah persaingan yang semakin modern.

Tim KKN Kolaborasi Nusantara 2026 berharap inisiatif ini dapat menjadi awal dari transformasi digital UMKM di Desa Gamsungi. Dengan semakin banyaknya usaha yang hadir di platform digital, potensi ekonomi desa diyakini akan semakin berkembang, sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *