APMS Rum, Disinyalir Tidak Kantongi Izin Pemanfaatan Garis Pantai

Daerah, Maluku Utara1387 Dilihat

Foto : Agen Premium Minyak Solar Pada Kecamatan Tidore Utara, yang Dikabarkan Tidak  Mengantongi Izin Pemanfaatan Garis Pantai, Dalam Menjalankan Aktifitas Pembongkaran BBM Diatas Laut

TIMURPOST.com, TIDORE — Pendaratan bahan bakar minyak pada Agen Premium Minyak Solar di daerah kota Tidore Kepulauan, lebih tepatnya di kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, ditenggarai menuai masalah.

Pasalnya, diduga kegiatan penyaluran BBM dengan memanfaatkan garis pantai di kelurahan Rum tersebut dikabarkan belum mengantongi izin dari Kemenhub.

Ditambah lagi, BBM disalurkan dikerahkan dari kapal menuju bibir pantai disinyalir tidak sesuai standar operasional prosedur(SOP) diberlakukan didalam ketentuan penyaluran bahan bakar minyak.

Soalnya, BBM diangkut oleh armada laut(kapal), ditemukan selang dipakai untuk penyaluran minyak menuju garis pantai, diketahui menyentuh air laut.

Alasan menceburkan selang ke lautan dikuatkan dengan beberapa keterangan ditemui oleh Jurnalis PostTimur pekan ini.

Kendalanya, kuat digadang-gadang akibat pengelola agen premium minyak solar enggan memperbaiki pelabuhan

Lantas, karena alasan itupula, kapal pun dikerahkan berlabuh dekat dengan bibir pantai, Meskipun didapati kapal tersebut tidak bersandar pada pelabuhan.

Sementara keterangan diperoleh dari Penanggung jawab APMS bernama ibu Ipa, ketika dihubungi melalui via telepon seluler, 21 Oktober tahun 2021 akhir itu.

Dirinya membenarkan kalau pelabuhan saat ini sedang mengalami kerusakan.

Adapun selain mengakui kerusakan pelabuhan. Ipa juga menambahkan, bawah pihaknya sedang melangsungkan proses perbaikan pada pelabuhan.

Lanjut Ipa, kendati demikian, Ipa nampak beberkan hal lainnya juga, penyampaian tersebut mengenai dengan tersendatnya rencana perbaikan dermaga.

“Pelabuhan dalam proses kerja, sementara bertepatan dengan kerja diluar, jadi kerja dihentikan oleh tukang, sesudah usai, baru dilanjutkan”, ujarnya.

Dia mengatakan, tukang bangunan diandalkannya, sekarang ini, mereka lagi sedang disibukkan dengan beberapa pekerjaan diluar sana.

Sementara itu, menurut penelusuran Jurnalis Posttimur melalui beberapa orang ditemui, Mereka kemudian dengan tegas membantah serangkaian perkataan yang dicetuskan Ipa.

Mereka menuding, alasan dikemukakan penanggung jawab APMS, lantaran kegiatan pembongkaran BBM sudah tercium aromanya oleh para Jurnalis.

Sebab setahu mereka, belum ada satupun pelaku media dikabarkan menyoroti Ikhwal pembongkaran bahan bakar minyak pada garis pantai wilayah Kecamatan Tidore Utara tersebut.

“Selama ini wartawan belum pernah menyinggung APMS di kelurahan Rum, padahal masyarakat bertanya-tanya mengenai kegiatan APMS,” Ungkap dia.

#tp/Amat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *