Foto : Sudiono, Aktifis Maluku Utara
TIMURPOST.com, JAKARTA — Gerakan Mahasiswa Maluku Utara Bersatu bakal lakukan aksi dalam rangka mengevaluasi terkait K3 PT. Indonesia Weda Bay Industri Park (IWIP) tak hanya itu mereka juga menyoroti terkait maraknya kasus pemerkosaan dan pembunuhan di Maluku Utara
Hal itu disampaikan Sudiono, Korlap aksi yang bakal di gelar Gerakan Mahasiswa Maluku Utara Bersatu di Jakarta pekan depan.
Katanya, akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan kerja K3 di lingkungan PT. IWIP makin hari makin meningkat. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab moril bagi kita semua, terutama bagi lembaga-lembaga yang memiliki kewenangan terutama Kepolisian. (26/11/2021)
“Tak hanya itu kasus pemerkosaan dan pembunuhan pun sangat marak terjadi di Maluku Utara hal ini sangat melenceng jauh dengan budaya kita. Ini adalaha warning bagi kita semua terutama bagi Polda Maluku Utara”. Bebernya
“Untuk itu kami mendesak agar Polda Maluku Utara segera mengambil langkah tegas dan tepat untuk menangani persoalan-persoal tersebut. Tegas Korlap
“Maka dari itu kami yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Maluku Utara Bersatu mengecam Kapolda Maluku Utara untuk serius dan transparan terhadap hal hal yang melanggar Kode etik HAM”.
Sudiono menambahkan bahwa Gerakan Mahasiswa Maluku Utara Bersatu akan melakukan sebuah gerakan pekan depan dengan tuntutan :
1. Mendesak kepada Mabes Polri mencopot Kapolda Malut yang di nilai tidak Humanis dalam menangani kasus K3 yang terjadi di lingkungan perusahan PT. IWIP
2. Mendesak kepada Mabes Polri mencopot Kapolda maluku utara karena gagal menangani maraknya kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di Maluku Utara.
3. Desak Listiyo Sigit Prabowo copot Kapolda Malut karena dinilai tidak transparan dan menutup nutupi kasus pelanggaran Hukum di tubuh Polda Maluku Utara.
#tp/Red















