Foto : Kepala Dinas Bapelitbangda, Rizal Marsaoly
TIMURPOST.com, TERNATE — Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Daerah Kota Ternate (Bapelitbangda), Rizal Marsaoly, mengharapkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar mampu menterjemahkan secara komprehensif dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.
Alasan Rizal mengingatkan pentingnya komitmen terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah disinggung olehnya kedalam wawancara bersama Jurnalis POSTTIMUR.com, pekan ini, diruang kerjanya.
Di bilangnya, kalau saat ini Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kota Ternate Tahun Anggaran (APBD) 2022 hingga 2026 sudah diketuk dan disahkan melalui agenda paripurna.
Sehabis disahkan APBD, Hal itu kemudian membuat Kepala Dinas Bapelitbangda mengingatkan keseluruh OPD agar bisa mengejawantahkan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Ternate
Disitu Rizal menegaskan, setiap Organisasi Perangkat Daerah harus berkomitmen memfokuskan diri terhadap rencana strategi, apalagi sebelumnya sudah ada rencana kerjanya
Selanjutnya, sehingga Organisasi Perangkat Daerah atau OPD bisa mengoptimalisasikan program-program kerjanya sesuai dengan harapan diinginkan.
Harapan dimaksud Rizal disini, ialah berbagai indikator sudah termuat kedalam RPJMD, selanjutnya itu akan dijadikan parameter keberhasilan dalam menerapkan Dokumen itu pula” Ujarnya.
Lantas itu, diapun menyerukan pada Organisasi Perangkat Daerah, ketika memasuki 1 Januari 2022 kedepan seluruh OPD dilingkup Pemkot Ternate diharapkan paling tidak sudah bisa menyiapkan diri menjalankan kegiatan tersebut.
Diuraikan Rizal, seperti indikator terhadap tingkat kemiskinan, kesehatan, pendidikan, delinasi kawasan kumuh, komitmen keberpihakan disabilitas, serta penanganan sampah dan juga air bersih.
“Nah ini yang harus benar- benar OPD bisa melaksanakan di tahun 2022, kenapa demikian, perlu kami sampaikan, karena APBD telah disahkan, progam kegiatan terkait RPJMD tahun 2022-2026 sudah termaktub kedalam APBD tersebut,” Ungkapnya.
Sementara itu, ditambah lagi, Rizal juga menegaskan, bahwa pihaknya akan mengawal keseluruhan progam sudah diserahkan ke OPD untuk dijalankan.
Katanya, metode dipakai oleh pihaknya ialah dengan cara mengevaluasi dan monitoring guna mengukur sejauh mana Organisasi Perangkat Daerah mampu mengemban tugas di lapangan. Dan itu akan Bapelitbagda laksanakan setiap triwulan sekali.
“Jadi Tidak ada bermaksud mencari-cari kesalahan, semua itu dilakukan untuk mengawal program ini secara baik,” Tukasnya
Agar supaya kedepan apa menjadi harapan termuat kedalam janji politik Walikota dan Wakil Walikota Ternate keseluruh masyarakat, kedepan di tahun 2022 bisa diwujudkan,” Tutupnya.
#tp/Amat
















