Aksi Damai Masyarakat Diminta Jangan Terprovokasi Dengan Kepentingan Elit

Indonesia Timur1031 Dilihat

Foto : Wakil Bupati Ibu Yohana Dina Hindom dengan FORDEFA Dalam peryataan sikap Mereka Ada 5 poin

POSTTIMUR.Com Fak-Fak Melihat perkembangan aksi oleh sebagian masyarakat yang mengatas namakan sebagai forum independen pengawal pembangunan fakfak pada (rabu,02/02/22) di kantor bupati.

Sebagai mahasiswa Fakfak musdaliva yang berada di kota studi fakfak melihat bahwa aksi ini semacam ada yang mencoba membuat grand Design dalam memecah belah masyarakat dan para birokrat dilingkungan pemerintah kabupaten fakfak. Saya menduga bahwa ada skenario kekuasaan yang mencoba mengkotak-kotakkan sesama anak fakfak. Hal ini perlu dihindari agar masyarakat tidak menjadi korban konflik atas kepentingan kelompok-kelompok tertentu.

Musdaliva Melanjutkan bahwa, saat ini kita semua harus fokus membantu pemerintah membangun fakfak yang jauh lebih maju kedepan. Namun pemerintah dalam hal ini bupati dan wakil harus juga merangkul semua masyarakat dan kalangan di kabupaten fakfak. Agar tidak lagi ada kubu-kubuan ditengah masyarakat.

Harapannya agar masyarakat tidak terprovokasi oleh kepentingan para elit yang akhirnya mengorbankan masyarakat sendiri. Mari kita lebih bijak melihat setiap persoalan yang ada di fakfak. Juga mari menjadi anak muda dan masyarakat yang santun untuk mengawal pembangunan. Tutupnya. Musdaliva

#tp/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *