Penuh Haru, Penamatan Santri Pertama MTs Darul Qur’an Wadda’wah Jayapura Sukses Digelar

Breaking News823 Dilihat

POSTTIMUR.com, JAYAPURA- Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirussanah atau acara penamatan santri angkatan pertama Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren Darul Qur’an Wadda’wah (DQD) Argapura. Kegiatan ini digelar di Aula Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Papua. Senin (9/6).

Sebanyak 38 santri resmi ditamatkan dalam acara yang dihadiri sekitar 200 tamu undangan, terdiri dari orang tua/wali santri, para guru dan ustadz-ustazah, kepala madrasah se-Kota Jayapura, serta perwakilan dari BKMT Kota Jayapura.

Turut hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan DQD, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Ibu Ani Matdoan, S.Ag., MM.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jayapura memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak pondok pesantren yang telah berhasil mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keislaman.

“Saya memberikan selamat kepada para santri yang ditamatkan tahun ini. Ini merupakan kesuksesan luar biasa bagi Pondok Pesantren DQD. Saya akan terus mendukung lembaga ini, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun pengembangan pendidikan,” ujarnya.

Ketua panitia acara, Zuliani Ipo (Bunda Baim Jaya), menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan acara ini.

“Saya mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada para ustadz dan ustazah yang telah membimbing anak-anak kami dengan penuh cinta, serta kepada seluruh orang tua dan pihak madrasah yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan ini,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren DQD, H. Muhammad Taufik, S.Sos.I., M.Pd, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para santri dan peran para guru.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi ustadz-ustazah selama tiga tahun ini. Terima kasih juga kepada para orang tua santri atas kepercayaan dan dukungan mereka terhadap program pondok,” katanya.

Perwakilan orang tua santri, Ilmazakiyati (Bunda Faiz), turut menyampaikan apresiasi serta permohonan maaf kepada pihak pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perjuangan para pendidik. Semoga anak-anak kami terus diberikan kelancaran dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya,” ucapnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan beasiswa studi menghafal Al-Qur’an selama tiga tahun di Pondok Pesantren Al Imam Ashim Makassar kepada santri terbaik atas nama Mursyid.

Baca Juga:

Uang Ada, Ekonomi Melambat: Butuh Akselerasi Kepemimpinan Gubernur Papua Tengah

Raja Ampat: Surga yang Nyaris Ditambang, Layakkah?

Haflah Akhirussanah ini menjadi momen bersejarah bagi MTs Darul Qur’an Wadda’wah Argapura sebagai langkah awal dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan perjuangan di masa depan.

Reporter: Ditra

Editor: Ikhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *