Perjalanan Study Banding Dua Kepala Desa di PT. GEO DIPA, di Pertanyakan Mahasiswa Pabos

Daerah, Maluku Utara1451 Dilihat

Foto : Himpunan Pelajar Mahasiswa Pabos (Hipma Pabos)

TIMURPOST.com, HALBAR — Dua Kades Bobo Jiko dan Bobo Induk dikabarkan melakukan Study Banding di PT. Geo Dipa pada Sabtu (6/11/2021) kemarin menuai kritikan dari mahasiswa.

Pasalnya, perjalanan study banding tersebut dinilai merugikan masyarakat. Sebab, menurut mahasiswa Hipma Pabos perjalanan tersebut tidak ada transparansi terhadap masyarakat Pabos secara keseluruhan.

Harusnya setelah selesai study banding, hasilnya diberitahukan kepada seluruh masyarakat Pabos, namun sosialisasi nya hanya di dua desa, desa (Bobo Jiko), dan (Bobo Induk), beber Isman Rustam (2/11/2021).

Menurut ketua Umum Himpunan mahasiswa Pabos (Hipma Pabos), Isman Rustam, bahwa perusahaan panas Bumi (PLTPB) PT. Geo Dipa Energi yang direncanakan akan dibangun di wilayah empat desa, desa Bobo Jiko, bobo induk, idamdehe dan idam gamsungi itu dikecam oleh mahasiswa Pabos.

“Dari hasil kajian kami Hipma Pabos melalui data primer ternyata perusahan panas bumi ini sangat berdampak berbahaya terhadap masyarakat sekitar, contoh kasus yang kami ambil di salah satu daerah di Sumatra Selatan, yang kurang lebih sudah memakan korban, Bahakan perusahan panas bumi yang ada sejak 2016 Samapi 2021 disekitar itu sangat berdampak, itu membuat kami dari Hipma Pabos menolak kehadiran PT. Geo Dipa di bumi Pabos (kaha Bani Hasyim). Pungkasnya.

#tp/oyap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *