Firdaus Amir Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum HIPMI Maluku Utara

Breaking News733 Dilihat

POSTTIMUR.com, TERNATE- Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) VI Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara, salah satu pengusaha muda, Firdaus Amir, resmi menyatakan kesiapan untuk maju sebagai bakal calon ketua umum.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Firdaus Amir, Muhammad Adha, dalam konferensi pers yang digelar di Batik Cafe, Didampingi tim pemenangan, Firdaus turut mendeklarasikan pencalonannya secara langsung. Rabu (11/6).

“Kami punya niat kuat untuk terlibat dalam pertarungan di Musda HIPMI Provinsi Maluku Utara,” ujar Adha.

Ia menambahkan, Firdaus Amir adalah sosok pengusaha muda yang penuh semangat dan inovatif, serta layak dijagokan untuk memimpin HIPMI Maluku Utara ke depan.

“Semoga langkah awal ini mendapat restu dan dukungan dari seluruh pengusaha muda di Maluku Utara,” harapnya.

Firdaus sendiri menyampaikan bahwa motivasinya maju sebagai calon ketua umum didorong oleh keinginannya untuk membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda Maluku Utara.

Baca Juga:

Genosida Ekologis di Indonesia Timur: Pembangunan atau Penindasan?

PMII Rayon FKIP Unkhair Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja Masa Khidmat 2025–2026

“Minat anak muda untuk berwirausaha masih rendah. Karena itu, perlu kolaborasi untuk membangkitkan semangat itu,” ujarnya. Firdaus, yang merupakan pengusaha di bidang software development, juga menekankan pentingnya pemerataan kesempatan.

“Saya berasal dari keluarga kurang mampu. Saya ingin anak muda di Maluku Utara, khususnya di BPC HIPMI, punya kesempatan yang sama untuk menyongsong masa depan lebih baik,” tambahnya.

Jika terpilih nanti, Firdaus telah menyiapkan sejumlah program prioritas, salah satunya adalah penguatan kolaborasi antara BPD dan BPC HIPMI di seluruh kabupaten/kota. Fokus utama kolaborasi tersebut yakni pendataan potensi perikanan di Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, potensi perikanan Maluku Utara belum dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu targetnya adalah menyuplai kebutuhan industri tambang, seperti PT IWIP di Halmahera Tengah.

“Saat ini, pasokan ikan ke industri masih berasal dari luar daerah. Kita harus bisa menggali potensi lokal dengan menghimpun hasil tangkapan nelayan melalui kerja sama dengan BPC HIPMI di kabupaten/kota,” jelas Firdaus.

Ia menambahkan bahwa masih banyak program lain yang disiapkan dan dapat dikolaborasikan bersama BPC HIPMI di seluruh wilayah Maluku Utara.

Editor: Ikhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *