POSTTIMUR.COM, TIDORE- Mengawali hari pertamanya bertugas di Kelurahan Topo, Kepala Kelurahan Topo M. Ade Bahtiar, SKM., MM langsung tancap gas. Ia menggelar rapat perdana bersama Sekretaris Lurah, para kepala seksi, dan seluruh staf sebagai langkah awal membangun fondasi kerja yang solid dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Lurah Topo menegaskan bahwa disiplin kerja adalah prinsip yang tidak bisa ditawar bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, kedisiplinan bukan sekadar aturan administratif, melainkan kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
“Disiplin adalah harga mati. Tanpa disiplin, pelayanan akan lumpuh dan kepercayaan masyarakat akan hilang,” tegasnya di hadapan seluruh jajaran.
Tak hanya menyoroti disiplin, Lurah yang akrab disapa Bradex ini juga mendorong terbangunnya kekompakan, kolaborasi lintas tugas, serta pola kerja yang inovatif. Ia menilai, tantangan pelayanan publik saat ini menuntut aparatur kelurahan untuk tidak bekerja secara sektoral, tetapi saling menopang dan berpikir kreatif dalam menyelesaikan persoalan warga.
Lebih jauh, Bradex menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan berbasis empati. Ia meminta seluruh staf agar melayani masyarakat dengan hati, tidak mempersulit urusan warga, serta membuka ruang komunikasi yang jujur dan transparan.
“Kita hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani. Jangan biarkan masyarakat merasa dipersulit di rumahnya sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh kinerja aparatur Kelurahan Topo harus selaras dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, yakni mewujudkan Tidore yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua lapisan masyarakat.
Rapat perdana ini menjadi sinyal kuat komitmen kepemimpinan baru di Kelurahan Topo—menghadirkan birokrasi yang disiplin, solid, inovatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(*)

















