Mitigasi Resiko Aman Berlayan Dengan Transportasi Laut Lokal Speedboat Yang Menghubungkan Kota Ternate Dan Kota Tidore Kepulauan

Opini843 Dilihat

Oleh: Erlin Ayu Saputra

Mahasiswa Universitas khairun Ternate, Prodi Manajemen

Transportasi laut merupakan tulang punggung pergerakan orang, barang, dan jasa di wilayah kepulauan, khususnya di Maluku Utara. Rute Ternate – tidore , yang menghubungkan pulau Kota Ternate Dan Kota Tidore Kepulauan , merupakan jalur vital yang menopang perekonomian dan aktivitas bisnis kedua pulau. Pelabuhan bastiong yang merupakan armada dari kendaraan laut ini. Banyaknya Kemunculan alat transportasi ini dipicu dengan banyak juga pekerja maupun mahasiswa baik PNS yang berdomisili di Ternate Dan bekerja di Tidore, begitu juga sebaliknya. Tidak hanya speed boat kini sudah ada transportasi yang memudahkan akses kedua pulau ini dari PENLI (Pelayaran nasional Indonesia) Yaitu kapal Feri. Sehingga ini membuat pulau Ternate dan Tidore sih akan menjadi satu.

Rentang kondisi antara pulau Ternate dan Tidore di Maluku Utara Yang dipisahkan dengan laut. Menyebabkan banyak pengusaha pengusaha bersaing dengan pemenuhan alat transportasi yang digunakan. Transportasi laut pulau Ternate dan Tidore ada beberapa alternatif. Yang dahulu hanya menggunakan kapal kayu, Seiring perkembangan zaman transportasi speedboat mulai bermunculan dari 1 atau 2 Sekarang ini sudah banyak transportasi speedboat yang ada di pelabuhan Bastiong.

Namun, untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan operasional, penerapan strategi sangat diperlukan. Langkah-langkah strategi yang dapat diterapkan yaitu; Seperti pemantauan berkala terhadap kondisi cuaca dan laut yang menjadi sangat penting.

Bekerja sama dengan lembaga seperti BMKG dan Polairud dapat membantu dalam mendapatkan informasi terkini mengenai potensi cuaca buruk. Dengan demikian, jadwal perjalanan dapat di sesuaikan untuk menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan penumpang. Melakukan pemeriksaan rute terhadap armada, termasuk mesin, lambung kapal, dan sistem navigasi adalah langkah penting untuk memastikan semua dalam kondisi optimal.

Selain itu, pelatihan keselamatan awak kapal harus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan keadaan darurat. Menyediakan alat keselamatan yang memadai, seperti pelampung dan alat komunikasi darurat. Tidak lupa selalu penyampaian informasi mengenai prosedur keselamatan dan tindakan yang harus diambil dalam keadaan darurat.

Dan melakukan evakuasi berkala terhadap strategi mitigasi yang diterapkan, dengan pengumpulan data dan umpan balik dari pengguna jasa, perbaikan juga penyesuaian dapat dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan.

Dengan penerapan strategi mitigasi risiko komprehensif, usaha transportasi laut dapat berjalan dengan lebih aman dan efisien, dengan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *