Maperca ; Merajut Soliditas, Membentuk Karakter Berpikir, Menciptakan Mental Berpikir, Supremasi Hukum

Opini1252 Dilihat

Foto : Hayirul Raha, S.H

Oleh : Hayirul Raha, S.H.

(Ketua DPC PERMAHI SORONG 2020/2022)

Masa perkenalan calon anggota (MAPERCA) merupakan kegiatan tahunan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) dalam kerangka menjaring kader – kader baru untuk berkecimpung di dalam organisasi spesialis Hukum tersebut.

Kegiatan Maperca VI tahun ini diselenggarakan pada Sabtu, 27-28 November 2021, pukul 16.00 WIT sore hingga pukul 20.30 WIT sore, bertempat di Vega Hotel Sorong Jl. Frans Kaisiepo, Malaingkedi, Sorong Utara, Kota Sorong Papua Barat, dengan mengusung tema “Merajut Soliditas Kader serta Membentuk Karakter Berpikir dan Mental Berfikir Kader demi mewujudkan Supremasi Hukum.”

MAPERCA KE VI DPC PERMAHI SORONG kali ini bertujuan untuk mengetahui pola rekrutmen kader Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia di tanah Malammoi Kota Sorong Papua Barat, Pembaharuan pola Masa Perkenalan Calon Anggota kader Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Sorong, dan faktor-faktor yang dapat membangun dan memperkuat soliditas Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia.

Konsep Maperca kali ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Metode ini berfungsi untuk menggambarkan pola Karakter Berpikir dan Mental Berfikir serta menambah Khazanah Keilmuan Hukum untuk kader Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Kota Sorong.

Juga Mengasah potensi keprofesian hukum bagi kader dalam membangun dan memperkuat terwujudnya nawa cita supremasi hukum.

Berdasarkan hasil tinjauan penelitian yang telah dilakukan oleh DPC PERMAHI SORONG, maka dapat diperoleh pola Maperca dalam Tubuh perkaderan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Sorong yang dilakukan dengan dua cara, yaitu Maperca Offline yang memprioritaskan Konsep Kombinasi Advokasi & Literasi dan Online yang Memprioritaskan Konsep Pengenalan Keprofesian Hukum.

Pola pembinaan kader Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Sorong menggunakan perkaderan dengan pola Visi DPN PERMAHI yang lebih dikenal dengan konsep Advokasi, Literasi dan Prestasi.

Ada beberapa faktor yang membangun dan memperkokoh soliditas Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia, yaitu: penelitian dan pengembangan hukum rutin yang terstruktur, mengaktifkan setiap kegiatan dengan bernafaskan Nilai nilai Ketuhanan, Negarawan dan Kekeluargaan, serta pola Masa Perkenalan Calon Anggota kali ini dibuat sangat selektif dan tertata rapi, pola komunikasi yang baik, dan harus memiliki tujuan yang mulia sebagai kawah candradimuka Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia.

Karena di Organisasi Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia kerap membekali mahasiswa dengan hidden curriculum yang dapat mendukung kehidupan pasca kampus. Hidden curriculum tersebut meliputi soft skill seperti speaking dan melobi yang hanya bisa didapatkan di organisasi.

Organisasi itu ibarat gerinda untuk mengasah potensi yang kita punya. Hal lain yang menjadi pertimbangannya adalah lingkungan dari suatu organisasi, karena kawan-kawan dalam organisasi juga akan menentukan baik atau tidaknya organisasi tersebut.

Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati momentum MAPERCA kali ini agar setiap kader mampu mewujudkan cita cita organisasi, yaitu mewujudkan kader profesi hukum yang profesional, berintegritas dan progresif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *